Selasa, 19 Oktober 2010

PROSES PEMBUATAN KAIN BATIK

Apa itu batik?

Batik adalah proses mewarnai kain yang mengunakan teknik malam (wax-resist) untuk mencegah menyerapan warna. Dianggap sebagai seni nasional Indonesia, batik tradisional Indonesia tersedia dalam warna biru tua, coklat gelap dan putih. Walaupun asal kata "batik" tidak jelas, ada referensi yang menyatakan bahwa kata “Batik” berasal dari kombinasi "amba" (atau tulis) dan "titik".

Sejarah batik

Bukti menunjuk bahwa praktik batik dimulai seawal Dinasti Sui (AD 581-618), di China. Batik tersebut terbuat dari sutera dan mereka dihiasi dengan gambar pohon-pohon, binatang, pemain suling, dan pemandangan pegunungan. Batik ini juga telah ditemukan di Nara, Jepang dalam bentuk layar dan di atribusikan ke jaman Nara (AD 710-794).
Namun, tidak sampai abad ke 12, batik baru mulai mencapai puncak prestasi nya, di Indonesia. Pertama diperkenalkan oleh kerajaan Majapahit dari India, tradisi membuat dan memakai batik terus menerus dilanjutkan dan lebih ditingkatkan oleh dinasti setelahnya. Sebagai bagian dari budaya Majapahit (dan dinasti seterus nya), batik dapat dihubungkan ke wilayah Mojokerto dan Tulung Agung. Awal bentuk batik menggunakan warna yang terdiri dari soga jambal, mengkudu, nila tom, tinggi dan sebagainya. Dasar kain yang digunakan biasanya putih, yang buat sendiri.

Batik pada awalnya adalah hanya untuk wanita bangsawan, dimana memakai pakaian yang menampilkan keindahan seni dan warna adalah simbol status. Dalam Kraton, batik adalah salah satu dari enam priyayi yang harus dibelajarkan. Seiring dengan musik dan tari, penciptaan batik dianggap salah satu cara untuk mengembangkan disiplin spiritual.

Menurut tradisi Indonesia, setiap kali pekerja batik melukis pola-pola tersebut pada kain, selain desain yang tetap pada kain, arti dari desain yang ada juga ikut terpersonakan.
Dengan popularitasnya batik yang terus berkembang, makin banyak pekerja juga yang di rekrut dalam pembuatan batik, dan batik juga saat itu mulai dipakai oleh semua kelas sosial.

Proses pembuatan batik

Dikenal sebagai "Batik Tulis", Sebuah proses yang menghasilkan desain pada tekstil melalui teknik “malam” untuk mencegah penetrasi warna, sehingga membuat pola dalam negatif. Batik biasanya dilakukan pada kain katun berkualitas, walaupun sutera juga dapat digunakan.

Sebelum awal penerapan desain, kain tersebut dicuci beberapa kali untuk mengbuang serat, kapur atau perekat lainnya. Kain tersebut kemudian dicelupkan dalam minyak kelapa untuk beberapa hari untuk mengubah warna menjadi putih krem. Minyak tersebut juga bertindak sebagai agen pengikat warna. Kelebihan minyak kemudian dihilangkan dengan cara merebus kain dalam air. Setelah kainnya kering, dipotong sesuai ukuran.
Kain kemudian mulai dicanting. Para pekerja batik harus bekerja dengan cepat, untuk menghindari penetesan malam yang terlalu tebal. Canting dengan ujung berbagai ukuran dan bentuk digunakan untuk mencapai efek yang berbeda.

Pekerja biasa nya meneteskan malam dalam bentuk titikan atau garis nyata dulu sebagai pola, kemudian menwarani desain tersebut dengan zat perwarna. Proses ini di kenal sebagai “Tulis”. Ketika awal proses dari desain telah selesai, proses nya diulang kembali di sisi belakang untuk memastikan bahwa malam telah sepenuhnya ditembus kain.

Kain tersebut kemudian dicelup dalam warna pertama. Setelah kering, malam akan dioleskan ke semua bagian warna, dan kain dicelup dalam warna kedua. Proses ini diulang sampai semua warna telah ditambahkan. Kadang malam dicairkan dari bagian-bagian tertentu untuk mengekspos warna ke celupan berikutnya. Bila pencelupan selesai, kain di rendam di dalam zat pencair dan di rebus supaya semua malam yang ada mencair.

Masa depan batik

Batik memiliki nilai seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya di Indonesia. Selain membantu perekonomian dah Bisnis Indonesia, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pun ada rencana untuk memilih desain batik dari Indonesia sebagai salah satu warisan budaya di bulan Mei 2009. Dengan pengakuan dan realisasi itu, batik sebagai bentuk seni dan pakaian sehari-hari hanya akan semakin membantu ningkatkan kebudayaan Indonesia ke semua mata dunia, dan juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
http://www.bisnis-indonesia.biz/batik-sejarah-proses-buat.php

PROSES PEMBENTUKAN MINYAK BUMI

Proses Pembentukan Minyak BumiKata Kunci: proses pembentukan minyak bumi, Teori Abiogenesis, teori anorganik, teori Biogenesis, teori organik
Ditulis oleh Ratna dkk pada 04-02-2010
Proses pembentukan minyak bumi
Membahas identifikasi minyak bumi tidak dapat lepas dari bahasan teori pembentukan minyak bumi dan kondisi pembentukannya yang membuat suatu minyak bumi menjadi spesifik dan tidak sama antara suatu minyak bumi dengan minyak bumi lainnya. Karena saya adalah seorang chemist, maka pendekatan yang saya lakukan lebih banyak kepada aspek kimianya daripada dari aspek geologi. Pemahaman tentang proses pembentukan minyak bumi akan diperlukan sebagai bahan pertimbangan untuk menginterpretasikan hasil identifikasi. Ada banyak hipotesa tentang terbentuknya minyak bumi yang dikemukakan oleh para ahli, beberapa diantaranya adalah :
Teori Biogenesis (Organik)
Macqiur (Perancis, 1758) merupakan orang yang pertama kali mengemukakan pendapat bahwa minyak bumi berasal dari tumbuh-tumbuhan. Kemudian M.W. Lamanosow (Rusia, 1763) juga mengemukakan hal yang sama. Pendapat di atas juga didukung oleh sarjana lainnya seperti, New Beery (1859), Engler (1909), Bruk (1936), Bearl (1938) dan Hofer. Mereka menyatakan bahwa: “minyak dan gas bumi berasal dari organisme laut yang telah mati berjuta-juta tahun yang lalu dan membentuk sebuah lapisan dalam perut bumi.”
Teori Abiogenesis (Anorganik)
Barthelot (1866) mengemukakan bahwa di dalam minyak bumi terdapat logam alkali, yang dalam keadaan bebas dengan temperatur tinggi akan bersentuhan dengan CO2 membentuk asitilena. Kemudian Mandeleyev (1877) mengemukakan bahwa minyak bumi terbentuk akibat adanya pengaruh kerja uap pada karbida-karbida logam dalam bumi. Yang lebih ekstrim lagi adalah pernyataan beberapa ahli yang mengemukakan bahwa minyak bumi mulai terbentuk sejak zaman prasejarah, jauh sebelum bumi terbentuk dan bersamaan dengan proses terbentuknya bumi. Pernyataan tersebut berdasarkan fakta ditemukannya material hidrokarbon dalam beberapa batuan meteor dan di atmosfir beberapa planet lain.
Dari sekian banyak hipotesa tersebut yang sering dikemukakan adalah Teori Biogenesis, karena lebih bisa. Teori pembentukan minyak bumi terus berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi dan teknik analisis minyak bumi, sampai kemudian pada tahun 1984 G. D. Hobson dalam tulisannya yang berjudul “The Occurrence and Origin of Oil and Gas”.
Berdasarkan teori Biogenesis, minyak bumi terbentuk karena adanya kebocoran kecil yang permanen dalam siklus karbon. Siklus karbon ini terjadi antara atmosfir dengan permukaan bumi, yang digambarkan dengan dua panah dengan arah yang berlawanan, dimana karbon diangkut dalam bentuk karbon dioksida (CO2). Pada arah pertama, karbon dioksida di atmosfir berasimilasi, artinya CO2 diekstrak dari atmosfir oleh organisme fotosintetik darat dan laut.
Pada arah yang kedua CO2 dibebaskan kembali ke atmosfir melalui respirasi makhluk hidup (tumbuhan, hewan dan mikroorganisme). Dalam proses ini, terjadi kebocoran kecil yang memungkinkan satu bagian kecil karbon yang tidak dibebaskan kembali ke atmosfir dalam bentuk CO2, tetapi mengalami transformasi yang akhirnya menjadi fosil yang dapat terbakar. Bahan bakar fosil ini jumlahnya hanya kecil sekali. Bahan organik yang mengalami oksidasi selama pemendaman. Akibatnya, bagian utama dari karbon organik dalam bentuk karbonat menjadi sangat kecil jumlahnya dalam batuan sedimen.
Pada mulanya senyawa tersebut (seperti karbohidrat, protein dan lemak) diproduksi oleh makhluk hidup sesuai dengan kebutuhannya, seperti untuk mempertahankan diri, untuk berkembang biak atau sebagai komponen fisik dan makhluk hidup itu. Komponen yang dimaksud dapat berupa konstituen sel, membran, pigmen, lemak, gula atau protein dari tumbuh-tumbuhan, cendawan, jamur, protozoa, bakteri, invertebrata ataupun binatang berdarah dingin dan panas, sehingga dapat ditemukan di udara, pada permukaan, dalam air atau dalam tanah.
Apabila makhluk hidup tersebut mati, maka 99,9% senyawa karbon dan makhluk hidup akan kembali mengalami siklus sebagai rantai makanan, sedangkan sisanya 0,1% senyawa karbon terjebak dalam tanah dan dalam sedimen. Inilah yang merupakan cikal bakal senyawa-senyawa fosil atau dikenal juga sebagai embrio minyak bumi.
Embrio ini mengalami perpindahan dan akan menumpuk di salah satu tempat yang kemungkinan menjadi reservoar dan ada yang hanyut bersama aliran air sehingga menumpuk di bawah dasar laut, dan ada juga karena perbedaan tekanan di bawah laut muncul ke permukaan lalu menumpuk di permukaan dan ada pula yang terendapkan di permukaan laut dalam yang arusnya kecil.
Embrio kecil ini menumpuk dalam kondisi lingkungan lembab, gelap dan berbau tidak sedap di antara mineral-mineral dan sedimen, lalu membentuk molekul besar yang dikenal dengan geopolimer. Senyawa-senyawa organik yang terpendam ini akan tetap dengan karakter masing-masing yang spesifik sesuai dengan bahan dan lingkungan pembentukannya. Selanjutnya senyawa organik ini akan mengalami proses geologi dalam perut bumi. Pertama akanmengalami proses diagenesis, dimana senyawa organik dan makhluk hidup sudah merupakan senyawa mati dan terkubur sampai 600 meter saja di bawah permukaan dan lingkungan bersuhu di bawah 50°C.
Pada kondisi ini senyawa-senyawa organik yang berasal dan makhluk hidup mulai kehilangan gugus beroksigen akibat reaksi dekarboksilasi dan dehidratasi. Semakin dalam pemendaman terjadi, semakin panas lingkungannya, penam-bahan kedalaman 30 – 40 m akan menaik-kan temperatur 1°C. Di kedalaman lebih dan 600 m sampai 3000 m, suhu pemendaman akan berkisar antara 50 – 150 °C, proses geologi kedua yang disebut katagenesis akan berlangsung, maka geopolimer yang terpendam mulal terurai akibat panas bumi.
Komponen-komponen minyak bumi pada proses ini mulai terbentuk dan senyawa–senyawa karakteristik yang berasal dan makhluk hidup tertentu kembali dibebaskan dari molekul. Bila kedalaman terus berlanjut ke arah pusat bumi, temperatur semakin naik, dan jika kedalaman melebihi 3000 m dan suhu di atas 150°C, maka bahan-bahan organik dapat terurai menjadi gas bermolekul kecil, dan proses ini disebut metagenesis.
Setelah proses geologi ini dilewati, minyak bumi sudah terbentuk bersama-sama dengan bio-marka. Fosil molekul yang sudah terbentuk ini akan mengalami perpindahan (migrasi) karena kondisi lingkungan atau kerak bumi yang selalu bergerak rata-rata sejauh 5 cm per tahun, sehingga akan ter-perangkap pada suatu batuan berpori, atau selanjutnya akan bermigrasi membentuk suatu sumur minyak. Apabila dicuplik batuan yang memenjara minyak ini (batuan induk) atau minyak yang terperangkap dalam rongga bumi, akan ditemukan fosil senyawa-senyawa organik. Fosil-fosil senyawa inilah yang ditentukan strukturnya menggunaan be-berapa metoda analisis, sehingga dapat menerangkan asal-usul fosil, bahan pembentuk, migrasi minyak bumi serta hubungan antara suatu minyak bumi dengan minyak bumi lain dan hubungan minyak bumi dengan batuan induk.

http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_xi/proses-pembentukan-minyak-bumi/

PENGERTIAN PROSES

Proses adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang terjadi secara alami atau didesain, mungkin menggunakan waktu, ruang, keahlian atau sumber daya lainnya, yang menghasilkan suatu hasil. Suatu proses mungkin dikenali oleh perubahan yang diciptakan terhadap sifat-sifat dari satu atau lebih objek di bawah pengaruhnya. Bandingkan: pengolahan.

http://id.wikipedia.org/wiki/Proses

PROSES PEMBUATAN TEMPE

PROSES PEMBUATAN TEMPE

Sediakan kedele 1 kg Kedele dipilah-pilah, buang kedele yang rusak/busuk Setelah selesai kedelai kemudian direndam semalam Selanjutnya, buang air rendaman dan kedelai dicuci bersih Rebus sampai mendidih kedelai yang sudah selesai dicuci Lakukan perendaman kedelai, sekitar 12-24 jam. Lakukan pencucian dengan air mengalir Kemudian, kedelai dikelupas kulitnya sampai bersih Kedelai yang sudah selesai dikelupas, selanjutnya direbus sampai mendidih Setelah mendidih, kedelai didinginkan/ditiris. Setelah dingin benar, lakukan peragian, 1/2 sendok teh ragi untuk 1 kg kedele Selanjutnya tempe dibungkus, bisa dengan daun pisang atau plastik yang dilubangi dengan paku jarak +- 1 cm. Setelah dibungkus, lakukan proses fermentasi/pemeraman, 24 jam pertama ditutup rapat, lalu dibuka. Write your abstract here.

http://id.shvoong.com/exact-sciences/1692772-proses-pembuatan-tempe/

KETERAMPILAN KARYAWAN

Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir Anda juga ditentukan oleh keterampilan yang Anda miliki dan dapat Anda “jual” pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.

Sebenarnya, Anda dapat meningkatkan keterampilan yang Anda miliki, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang maupun masa mendatang, maka lebih baik Anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir Anda dalam waktu dekat. Berikut ini adalah 8 keterampilan yang paling dicari saat ini, yang telah di rangkum dari berbagai sumber.

1. Keterampilan bahasa asing
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.

2. Keterampilan teknis tentang mesin
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik maupun merakit komputer. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.

3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.

4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika Anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, Anda akan menjadi salah satu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir Anda.

5. Keterampilan mengajar
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap ‘dikejar’ banyak perusahaan untuk memberikan ’short course’ bagi pegawai mereka.

6. Keterampilan manajemen keuangan
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan konsultan manajemen, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan perusahaan mereka. Oleh karena itulah, Anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.

7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.

8. Keterampilan memecahkan masalah
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.

http://www.benih.net/lifestyle/keterampilan-yang-dibutuhkan-perusahaan.html

DIREKTUR DAN TANGGUNG JAWABNYA

Direktur (dalam jumlah jamak disebut Dewan Direktur) adalah seseorang yang ditunjuk untuk memimpin Perseroan terbatas (PT). Direktur dapat seseorang yang memiliki perusahaan tersebut atau orang profesional yang ditunjuk oleh pemilik usaha untuk menjalankan dan memimpin perseroan terbatas. Penyebutan direktur dapat bermacam-macam, yaitu dewan manager, dewan gubernur, atau dewan eksekutif.
Di Indonesia pengaturan terhadap direktur terdapat dalam UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dijabarkan fungsi, wewenang, dan tanggung jawab direksi.
Seorang direktur atau dewan direksi dalam jumlah direktur dalam suatu perusahaan (minimal satu), yang dapat dicalonkan sebagai direktur, dan cara pemilihan direktur ditetapkan dalam anggaran dasar perusahaan. Pada umumnya direktur memiliki tugas antara lain:

  1. memimpin perusahaan dengan menerbitkan kebijakan-kebijakan perusahaan
  2. memilih, menetapkan, mengawasi tugas dari karyawan dan kepala bagian (manajer)
  3. menyetujui anggaran tahunan perusahaan
  4. menyampaikan laporan kepada pemegang saham atas kinerja perusahaan
Tanggung jawab dari direktur kepada pihak ketiga dan hukum ditentukan dari jenis perusahaan yang didirikan (Firma, Persekutuan Komanditer (CV), atau Perseroan Terbatas (PT)).

Daftar isi

Direktur di Indonesia

Direktur atau dewan direksi di Indonesia merupakan penyebutan secara umum terhadap pemimpin suatu perusahaan dalam Perseroan Terbatas (PT).

Pengangkatan dan pemberhentian

Direktur diangkat dan diberhentikan dengan persetujuan dari RUPS yang kemudian dilaporkan kepada Menteri Hukum dan HAM untuk dicatatkan dalam daftar wajib perusahaan atas pergantian direktur. Dalam Tugas dan kewenangan

eksternal

  • mewakili PT atas nama perseroan untuk melakukan bisnis dengan perusahaan lain
  • mewakili PT dalam perkara pengadilan

internal

  • mengurus dan mengelola PT untuk kepentingan PT yang sesuai dengan maksud dan tujuan PT
  • menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan kebijakan yang tepat (keahlian, peluang, dan kelaziman usaha) yang ditentukan dalam UU Perseroan Terbatas dan anggaran dasar PT

Tanggung jawab

Direktur bertanggung jawab atas kerugian PT yang disebabkan direktur tidak menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan maksud dan tujuan PT anggaran dasar, kebijakan yang tepat dalam menjalankan PT serta UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. Atas kerugian PT, direktur akan dimintakan pertanggungjawabannya baik secara perdata maupun pidana.
Apabila kerugian PT disebabkan kerugian bisnis dan direktur telah menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan maksud dan tujuan PT anggaran dasar, kebijakan yang tepat dalam menjalankan PT serta UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, maka direktur tidak dapat dipersalahkan atas kerugian PT.


CARA MEMILIH KARYAWAN YANG BAIK

Kalau anda ingin merekrut karyawan, anda harus lihat apakah karyawan tersebut nantinya bisa menjadi aset ataukah liabilitas bagi perusahaan anda.

Jangan sampai niatan anda yang tadinya anda ingin menambah kinerja perusahaan, akhirnya malah membuat pengeluaran anda membengkak nggak jelas juntrungannya.

Entah karena nggak pas posisinya, atau karena kurang efisien dalam penempatan dalam manajemen organisasi bisnis, atau karena salah dalam memilih karyawan.

Saya pernah punya pengalaman “nggak enak” karena salah memilih karyawan. Waktu itu posisi karyawan saya sebagai tim penjualan. Dari 7 sales yang saya punyai, hanya 1 sales yang beres. Sisanya nggak bener. Ada yang tukang bohong lah, ada yang takut menjual lah, ada yang pemalas lah, pokoknya macam-macam dah.

Maka dari itu, anda harus mengetahui jenis orang apa yang anda perlukan untuk menjadi karyawan atau staf bagi perusahaan anda. Saya punya tips bagaimana syarat pribadi seseorang yang layak untuk anda pekerjakan. Tips ini saya dapat dari John C Maxwell dalam bukunya tentang mengembangkan kepemimpinan dalam diri anda.

1. Sikap Positif
Kemampuan melihat orang lain dan situasi dengan cara positif.
2. Tingkat Energi Tinggi
Kekuatan dan stamina untuk bekerja keras dan tidak kelelahan.
3. Kehangatan Pribadi
Sikap yang menarik orang lain kepada mereka.
4. Intregitas
Watak yang bisa dipercaya, baik dan kokoh, cara bicara dan berjalan yang konsisten.
5. Bertanggung Jawab
Selalu “tuntas’, tanpa dalih; pekerjaan didelegasikan — pekerjaan selesai.
6. Citra Diri Bagus
Merasakan kebaikan dalam dirinya, orang lain, dan kehidupan.
7. Daya Kuda Mental
Kemampuan untuk terus belajar sementara pekerjaan berkembang.
8. Kemampuan Kepemimpinan
Punya pengaruh besar atas orang lain.
9. Kemampuan Menjadi Pengikut
Kesediaan untuk patuh, main bola bersama tim, dan mengikuti permainan.
10. Bebas dari Masalah Pribadi
Kehidupan pribadi, keluarga dan bisnis teratur.
11. Keahlian tentang Manusia
Kemampuan menarik orang lain dan rasa mengembangkan mereka.
12. Rasa Humor
Menikmati kehidupan, tidak menganggap dirinya terlalu serius.
13. Ulet
Bisa “melambung kembali” kalau masalah timbul.
14. Catatan Prestasi
Punya pengalaman dan sukses, diharapkan dalam dua situasi atau lebih.
15. Keinginan Besar
Dahaga akan pertumbuhan dan perkembangan pribadi.
16. Disiplin Pribadi
Bersedia “membayar harga” dan menangani sukses.
17. Kreatif
Kemampuan untuk melihat pemecahan dan mengatasi masalah.
18. Kelenturan
Tidak takut kepada perubahan; luwes; menyesuaikan diri sementara organisasi berkembang.
19. Melihat “Gambaran Besar”
Mampu memandang melampaui kepentingan pribadi dan melihat gambaran total.
20. Punya Intuisi
Mampu memahami dan merasakan situasi tanpa data yang nyata.

Khusus untuk poin 2, 7, 10, 13, 14 dan 20, hal-hal tersebut mungkin tidak bisa anda ajarkan. Lain-lainnya bisa anda ajarkan dengan pembimbing dan lingkungan yang semestinya, serta kemauan oleh anggota staf atau karyawan tersebut.

Sebagian besar dari kualitas dalam daftar di atas bisa anda evaluasi dengan beberapa wawancara dan tes. Tapi saran saya, kalau anda tidak tahu bagaimana mekanisme dan sistem wawancara dalam merekrut karyawan, anda pakai jasa pihak ketiga. Masih ingat kan cara bagaimana menangani 5 komponen penting dalam bisnis? Merekrut karyawan termasuk di dalamnya.

Dulu saya tes sendiri calon supervisi penjualan yang mendaftar di perusahaan saya. Akhirnya saya salah memilih. Secara teknik penjualan dia bagus, tetapi secara kemampuan memimpin dan bekerjasama buruk sekali.

Memang persyaratan di atas sangat susah untuk anda temukan dalam diri seorang karyawan. Tapi paling tidak anda punya gambaran bagaimana syarat seorang staf atau karyawan yang baik bagi usaha anda. Sisanya, anda bisa ajarkan kecuali pada 6 poin yang saya sebutkan di atas. Selamat memilih pegawai…

http://www.dokterbisnis.net/2010/07/27/tips-bagaimana-memilih-karyawan-yang-berprestasi/